Album

Album

Friday, May 22, 2015

kelebihanmu

sebuah kenangan adalah kemanisan.

aku rindu untuk disapa,
dimarah,
dan,
dikesalkan.

tidak ada lagi yang tinggal selain kenangan.

aku dan dirimu,
yang menciptakan sejarah.

--(k.g)

Wednesday, May 20, 2015

Ada harapan


untuk melihatmu kembali membaik, 
sepertimana dulu.

semoga move on.

Tuesday, May 19, 2015

Berat melangkah

Kau sedang berjuang untuk bangun sendiri.  Sepi adalah teman akrabmu. Biarpun payah dengan penuh rasa sunyi, kau masih lagi gagah berjuang. Aku tahu itu.

Maafkan aku yang terlebih dulu meninggalkanmu. Pada saat aku melihatmu sedang pura-pura membaik, itu adalah kekuatan untukku terus berjalan.

Jarak memaksa kita untuk terus mempersoalkan banyak hal. Tentang waktu yang sulit untuk diberikan. Ketahuilah, saat kau sedang berusaha berjalan, aku di sini merupakan orang yang paling sedih melihatmu melangkah,  tapi andai kita tetap bersama dengan nada yang  tak sekata, itu lebih menyakitkan.


Jalan Raya

Disuatu petang, kita berhujanan melintasi jalan. Tangan kita menggengam erat menunggu kereta memperlahankan kenderaan. Aku melihat ketulusan di matamu. Boleh kita ulangi itu sekali lagi?

Petang di masa akan datang,  dengan perasaan yang sama untuk berjuang lagi, menggengam tangan yang erat hingga sampai ke tujuan hidup kita.

Aku tak pernah penat mengulang biarpun ia telah tinggal menjadi penghuni di ingatan.


Monday, May 18, 2015

Selamat menuju kehadapan, Kiki Grindawangsa !

sudah lama sebenarnya saya berhitung-hitung,
apakah telah sampai waktunya
atau
 kekal terus berdiri,
disebalik nama?

TIDAK.
saya harus berani untuk satu keputusan
buat 5 atau 10 tahun akan datang.

 hari ini saya berani untuk memutuskan

"selamat tinggal BicaraSamaAwan"

dan

"selamat datang Kiki Grindawangsa!"


***

BicaraSamaAwan,

segala hal,
pahit manis,
tetap di kenang sebagai perjalanan yang paling mahal.

dan kau,
Kiki Grindawangsa
mulai detik ini
selamat menempuh perjalanan yang akan lebih besar cabarannya.


Twitter : @k_grindawangsa
Instagram : kiki_grindawangsa
Facebook : Kiki Grindawangsa



Sunday, May 17, 2015

SEMOGA TIDAK KAMU LAGI

Ada rasa sedih saat melihatmu bahagia
Bukan karena aku tidak ingin kamu bahagia
Melainkan karena bukan aku yang membahagiakanmu 
Itu menyakitkan, seperti pukulan yang sebenarnya ingin buatku tersadar
Mungkin ini waktu untuk aku terpuruk
Supaya aku dapat melihat Tuhan memakai kenangan ini untuk buatku dipenuhi kesiapan
Sehingga doa dapat melahirkan semangat
Dan kemudian buatku bangkit
Namun ketahuilah sebelum aku sudah tak lagi mencintaimu
Ini darahku mengalir membawa bayang-bayangmu mengelilingi tubuhku 
Dan jantungku berdenting demi kau menari-nari di pikiranku
Ada satu hal yang sampai hari ini masih membuat aku bangga menjadi aku
Itu karena aku mampu terima kamu apa adanya
Aku meminta ampun kepada Tuhan
Sebab aku pernah berharap kalau suatu saat
Ketika angin menghempasku hilang dari daya ingatmu
Aku ingin tak pernah lagi menginjak bumi
Sebab hidup  jadi terasa bagaikan dinding yang dingin
Aku harus menjadi paku
Sebab kamu bagai lukisan dan cinta itu palunya
Memukul aku, memukul aku dan memukul aku sampai aku benar-benar menancap kuat.
Pada akhirnya, semoga, tidak kamu lagi yang aku lihat 
Sebagai satu-satunya cahaya di dalam pejamku sebelum pulas
Semoga tidak kamu lagi

Zarry Hendrik

Malam ini Dingin ya (?)

malam ini dingin ya ?
mungkin karna hangatnya candamu telah pergi
lepas landas dari kehidupanku

malam ini sepi ya ?
mungkin karna suara mu menghilang
berhenti menggema
hingga lorong-lorong telingaku
terasa kosong

malam ini bodoh ya ?
mungkin karna aku sedang tenggelam dan merasa
namun menolak untuk menyelamatkan diri

malam ini kasihan ya ?
mungkin karna aku hanya bisa memikirkanmu tanpa jeda
berharap bisa berhenti
namun hilang kendali
rem ku mati

malam ini aneh ya ?
mungkin karna yang biasanya ada
sudah tak ada

malam ini aku ingin berucap
terimakasih
telah menjadi melody dihambaran lirik laguku
telah menjadi suara
di heningnya ronggaku
telah melengkapiku
dengan keberadaanmu

maaf, maaf bila aku bising
buat mu penat
maaf bila aku penuh keburukan
buat mu sesak
maafkan aku, malamku, dan puisi kecilku ini
karna kami
hanya sama-sama merindukanmu

EYNO